tjr 2 REKAYASA JALAN RAYA II SEJARAH PERKERASAN JALAN. A. Sebelum Manusia Mengenal Hewan Sebagai Alat Angkut. Setelah manusia diam (menetap) berkelompok disuatu tempat mereka mengenal artinya jarak jauh dan dekat. Maka dalam membuat jalan mereka berusaha mencari jarak yang paling dekat dengan mengatasi rintangan – rintangan yang masih dapat mereka atasi. Misalnya : bila melewati tempat-tempat berlumpur mereka menaruh batu disana - sini agar dapat melompat-lompat diatasnya bila melewati tanjakan yang curam mereka membuat tangga-tangga. Gambar 1.1. Sejarah Jalan Sebalum Manusia Mengenal Hewan Sebagai Alat B. Setelah Manusia Mengenal Hewan Sebagai Alat Angkut. Setelah manusia mengenal hewan sebagai alat angkut, maka konstruksi jalan sudah agak maju, ialah : Bentuk jalan yang bertangga-tangga sudah dibuat lebih mendatar. Batu-batu yang ditempatkan jarang-jarang ditempat yang jelek atau berlumpur sudah dibuat lebih rapi dan menutup rapat...
Postingan populer dari blog ini
PPJJR (PPJJR) 1987 (PPJJR) 1987 Juni 06, 2018 Peraturan Pembebanan Jalan Raya (PPJJR) 1987 PPJJR 1987, Pada dasarnya menggunakan konsep tegangan kerja yang ada pada pembebananya. Dalam perencanaan pembebanan jembatan diperlukan daya lahan yang cukup sehingga dalam hal ini diperlukan peraturan yang akan memenuhi pembebanan pada umumnya. Sebelum melakukan analisis perhitungan struktur jembatan. seorang perencanan perlu mencermati beban beban yang akan berkerja yang disesuaikan dengan peraturan yang berlaku.Disetiap negara kemungkinan peraturan khusus untuk pembebanan jembatan akan berbeda antara negara yang satu dengan yang lainnya. PPJJR di indonesia di kemas dalam " Peraturan Pembebanan Jalan Raya (PPJJR) 1987" atau bina marga. Berikut ini adalah peraturan pembebanan yang dipergunakan dalam menganalisis struktur jembatan : BEBAN PRIMER Beban mati Beban Hidup Beban Kejut gaya akibat tekanan tanam ...
SEJARAH PERKEMBANGAN KONSTRUKSI JEMBATAN
Sejarah Perkembangan Jembatan Jembatan merupakan struktur yang dibuat untuk menyeberangi rintangan yang kedudukannya lebih rendah seperti sungai, jurang, teluk dan lain-lain sehingga memungkinkan untuk dilintasi dengan lancar dan aman. Jembatan juga merupakan bagian dari infrastruktur transportasi darat yang sangat vital dalam aliran perjalanan ( traffic flows ). Dapat dikatakan bahwa perkembangan jembatan sejalan dengan waktu perkembangan peradaban manusia. Tetapi bukan hal yang mudah dan membutuhkan proses yang panjang dalam pencapaian struktur jembatan seperti yang ada sekarang ini. Sejarah jembatan diawali dengan proses “cut and try” kemudian dikembangkan dengan metode empiris beserta pemikiran-pemikiran pengetahuan bahan penyusun jembatan. Perkembangan Jembatan dapat dilihat sebagai berikut : 1. Jembatan Zaman Purba Pemikiran pada peradaban zaman purba telah menjadi sumbangan yang sangat bernilai bagi teknologi jembatan. Manusia zaman purba melintasi sungai denga...
Komentar
Posting Komentar